Sunday, 26 March 2017

Anda Ngeblog untuk Siapa Sih?

Ngeblog buat siapa?

Selamat pagi...

Konten ini hanya sebagai selingan. Jadi jangan dipikir terlalu berat.

Saya mau bercerita sedikit.

Jujur pada awalnya saya terjun di dunia blogging secara tidak sengaja.

Setahun yang lalu, saya masih hanya seorang calon pengunjung yang terus dibombardir dengan link dari situs-situs berita.

Saya berpikir,"Apa sih untungnya main beginian? Masak iya dibayar. Dibayar sama atasannya sih iya, lha kalau nggak punya atasan, masak nggak dibayar?"

Money oriented banget yakkk...

Karena orientasi saya selalu cari uang di internet, maka tak ayal kalau saya sering terjebak scam.

Anehnya, saya menyia-nyiakan waktu kira-kira 1 semester untuk menyadari bahwa saya telah ditipu.

Tak apalah.

Lalu sekitar pertengahan bulan Maret, saya menemukan cara untuk cari uang di internet. Ya walaupun caranya sedikit lama dan butuh kesabaran.

Tau sendiri, cara itu dengan membuat blog. Jalan memutar yang sangat jauh bagi saya yang dari nol tidak tau apa-apa.

Tapi karena tekad saya awalnya adalah uang, ya okelah saya jalani.

Dengan sabar, saya menjalani aktivitas sebagai blogger.

Setelah lama berselang saya jadi tau, apa sih blog itu dan gimana sih dapurnya situs-situs yang ada di Google.

Gilanya mereka bersaing hanya demi dapet posisi nomor 1 di halaman 1 Google akhirnya saya ketahui ketika sudah mulai ngeblog beberapa bulan.

Maka dari itu, saya jadi lupa dengan uang (untuk sekarang).

Saya lebih suka melihat blogger-blogger newbie bertanya "Bagaimana cara meningkatkan traffic?"

Karena saya bisa promosi blog saya kepada mereka. Hehe

Untuk apa dan untuk siapa saya ngeblog?

Untuk mencurahkan pola pikir saya yang berbeda dan untuk dia yang sedang membutuhkan teman yang seperti dengan dia.

Terkadang orang yang berbeda sudut pandang dianggap aneh, dan orang yang sudut pandangnya sama dianggap keren dan benar-benar teman sejati.

...meskipun orang itu sukanya menusuk.

Bagaimana dengan Anda?

Ngeblogmu untuk siapa sih?

Monday, 27 February 2017

Teknik SEO: Panduan Paling Ampuh tentang Cara Meningkatkan SEO Blog/Website

SEO itu sulit.

Harus buat konten dan "suntik" backlink sana-sini.

Setelah itu, konten tetap tidak masuk halaman satu.

#Huft

Tapi jika Anda ingin meningkatkan traffic organik, Anda butuh SEO.

Belajar SEO Online


Kabar baiknya,

Saya telah menemukan konten-konten terbaik tentang SEO.

Mulai dari dasarnya sampai cara dapat trafficnya yang membuat kita berpikir bahwa "SEO itu Sederhana".

Semua teknik yang ada di artikel-artikel ini cocok untuk blog atau pun website.

...dan 100% Gratis.

(Anda bisa mem-bookmark konten saya ini jika tidak punya cukup waktu membaca semuanya.)

Mari kita mulai...

Bab I
Pengertian & Dasar SEO



Jika Anda baru dalam industri SEO, Anda bisa menuju ke halaman menarik ini.

Semua hal dasar SEO ada di sana.

  1. Mengenali Secara Detail Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencari Google
  2. Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja SEO (Search Engine Optimization)
  3. SEO Adalah: Temukan Jawaban Lengkapnya Di sini

Bab II
White Hat SEO & Black Hat SEO



Ingin tau teknik SEO yang aman?

Anda perlu berkunjung ke sini.

  1. Teknik White Hat SEO dan Black Hat SEO
  2. Manakah yang Lebih Baik, White Hat SEO atau Black Hat SEO?
  3. Black Hat vs White Hat SEO – Infographic
  4. White Hat SEO Case Study: How To Get a #1 Ranking
  5. Black Hat SEO Can Be Long Term [3 Case Studies]

Bab III
Keyword yang Membawa Keberuntungan



Keyword adalah kunci sukses sebuah situs.

Anda perlu tau bagaimana keyword bekerja, bagaimana cara mencari keyword-keyword itu dan bagaimana cara menambahkan setiap keyword yang telah ditemukan ke dalam konten.

Konten-konten ini adalah yang terbaik dalam riset keyword.

  1. Cara Riset Keyword Paling Jitu
  2. Keyword Research – Panduan Melakukan Riset Keyword untuk Menemukan Kata Kunci Terbaik dalam SEO
  3. Cara Melakukan Riset Kata Kunci tanpa Google Keyword Planner
  4. How To Do Keyword Research NOW
  5. Cara Riset Kata Kunci Paling Tepat dengan TMK

(Download bonus eksklusif: Panduan Lengkap tentang Keyword)

Bab IV
Konten yang Dekat dengan Pembaca



Kata orang, konten adalah raja.

Maka Anda perlu modal khusus untuk mempersiapkan konten terbaik Anda.

(Supaya bisa membuktikan bahwa konten Anda adalah rajanya)

Konten-konten ini akan membimbing Anda membuat sebuah konten hebat untuk Anda.

  1. 9 Langkah untuk Membuat Konten Anda Disukai Pembaca dan Google
  2. Cara Membuat Konten Berkualitas Yang Mudah dan Cocok untuk SEO Modern
  3. Cara Membuat Konten Post SEO dan Menarik
  4. Konten Viral: Prinsip dan Cara Membuat Konten Viral
  5. Cara Membuat Konten Anda Bertahan Lama
  6. Cara Membuat Konten Anda Menarik Perhatian Pembaca
  7. Cara Menulis Artikel yang Baik, Bagus dan Berkualitas
  8. The Nine Ingredients That Make Great Content
  9. Cara Membuat Konten Berkualitas dengan Mencurinya dari Kompetitor

(Download file rahasia: Panduan Lengkap tentang Konten)

Bab V
Promosi & Traffic agar Anda makin Terkenal



Bagaimana soal traffic?

Apakah Anda juga masih belum tau harus berbuat apa?

Konten-konten ini memberitahu Anda mengenai cara mendapatkan traffic dengan mudah.

(Setiap konten punya rahasia)

  1. Cara Mendapatkan Traffic yang Stabil dengan Menggunakan Google+
  2. #7 Rahasia Mempromosikan Konten Blog Terbaik
  3. Teknik Promosi Konten untuk Mendapatkan Banyak Pengunjung Blog
  4. How To Grow a New Website to Over 100,000 Organic Visits Per Month
  5. Cara Meningkatkan Traffic Blog sebesar 300,79% dalam 1 Minggu [Studi Kasus]

Bab VI
Semua tentang Link, Jangan sampai Kelewatan



Anda perlu melakukan pengoptimasian link jika tidak mau kalah dengan pesaing Anda di SERP.

Mereka mengerahkan semua yang mereka tau tentang link.

Tapi taukah Anda?

Mereka tidak melakukan hal-hal yang ada di dalam konten ini.

(Lebih-lebih nomor 3 dan 8)

  1. Inilah Daftar Backlink Berkualitas yang Ampuh untuk Meningkatkan Traffic Website
  2. Link Building: 5 Strategi Membangun Link Berkualitas
  3. Outbound Link: Keuntungan yang Dihindari
  4. Creative eCommerce link building ideas
  5. Outbound Links Tutorial
  6. How To Optimise A Website Structure with Internal Links
  7. 7 Alasan Mengapa Anda Harus Mempelajari Strategi Internal Link
  8. Strategi Internal Linking Terbaik untuk Konten Digital Marketing
  9. Link Building: 20+ Cara Dapatkan Backlink [Diabaikan]

Bab VII
Design & UX yang Menentukan



Bagaimana design situs Anda?

Sudah menarik dan pas kah?

Konten-konten ini akan memberitahu Anda tentang masalah tampilan di mata pembaca.

Anda perlu tau ini supaya User Experience situs Anda tinggi.

Dengan begitu, situs Anda akan kebanjiran pengunjung.

  1. Catat! Ini Dia 10 Tips UX Blog untuk Pemula
  2. User Experience And SEO: Revolutionizing Your Website’s Success
  3. [Infografis] Pemilihan Warna yang Sesuai untuk Target Market
  4. How Usability, User Experience & Content Affect Search Engine Rankings
  5. Permainan Warna Dalam Desain Agar Terlihat Lebih Profesional
  6. 5 Experts Explain Why Sweet UX is Vital For Search Marketing
  7. How to Make your Blog Design Optimized for Search Engines
  8. 5 Widget yang Harus Terpasang di Blog

Bab VIII
Studi Kasus yang Membangkitkan Semangat



Tidak melihat sebuah bukti memang tidak bisa membuat kita percaya.

Untungnya, ada orang-orang yang rela membagikan apa yang mereka punya kepada kita.

Masih tidak maukah Anda mengunjungi konten-konten ini?

Mereka punya bukti semua lho.

  1. Belajar SEO - First Page tanpa Backlink ?
  2. Studi Kasus : SEO Sederhana untuk UKM
  3. Menembus Halaman Pertama Google dalam 3 Hari (Studi Kasus)
  4. Teknik SEO Halaman Pertama Google [Studi Kasus]
  5. [90%] Cara Ini Membuat Konten Masuk Halaman Pertama, 3 Hari Saja
  6. [Studi Kasus] $2,017.64 dari 17 Postingan, Passive Income tanpa Perlu Update Artikel
  7. SEO Case Study: 11,065% More Organic Traffic in 6 Months
  8. Belajar Meledakkan Traffic Organik Sebesar 41.400% [Studi Kasus Niche Blog Musiman]

Bagaimana pendapat Anda?


Semua yang terbaik sudah ada di sini.

Masih inginkah Anda mencari yang lain?

Lebih baik Anda membagikan artikel ini ke media sosial Anda.

Terima kasih.

Friday, 17 February 2017

Outbound Link: Keuntungan yang Dihindari

outbound link adalah keuntungan
Taukah Anda?

Anda telah melakukan kesalahan.

Anda berharap artikel Anda mendapat backlink tapi Anda tidak mau memberi backlink.

Mana bisa?

Hari ini saya akan memberi tahu Anda, betapa pentingnya outbound link (OBL) pada sebuah artikel.

Jangan kemana-kemana. Baca artikel ini sampai habis.

Apa itu outbound link?


Karena banyaknya orang yang terlalu sibuk mempermasalahkan backlink dan link building, ada baiknya saya kasih tau dulu apa itu outbound link.

Outbound link adalah kebalikan dari inbound link (backlink).

Link ini dibuat oleh pemilik situs yang dibuat dengan tujuan untuk mengarahkan pengunjung ke sebuah halaman di luar situs pemilik situs sebagai rujukan atas dalam sebuah hal.

Seperti link pada umumnya. Ada 2 jenis outbound link.

Nofollow dan dofollow.

Keduanya dibedakan dengan kata <a ........ rel="nofollow">...</a>

Jika link nofollow ada, jika link dofollow tidak ada.

Link dofollow menandakan kepercayaan pemilik situs terhadap halaman rujukan.

Link nofollow menandakan kepercayaan pemilik situs terhadap halaman rujukan tetapi tidak spesial.

Dalam SEO, semua orang tau bahwa backlink dofollow sangat menggiurkan.

Begitu pula outbound link dofollow, ini juga menggiurkan.

...bagi halaman rujukan.

cara melakukan outbound link

Halah mas... basa-basinya kepanjangan....

Pentingnya Outbound Link


Apakah bisa outbound link meningkatkan SEO suatu blog?

Bisa.

Meskipun tidak ada acuan pasti mengenai standar SEO seperti apa.

Apakah outbound link mampu meningkatkan User Experience?

Jelas bisa.

Selain itu apa aja?

  1. Bisa membangun relasi antar blogger
  2. Memberi tau Search Engine mengenai topik bahasan artikel
  3. Memperkaya artikel
  4. Meningkatkan kredibilitas situs karena ada pernyataan yang mendukung
  5. Terlihat lebih natural karena seseorang tidak mungkin tau segalanya
  6. Meningkatkan rasio share media sosial karena artikel bisa dipercaya
  7. Meningkatkan rasio mendapatkan backlink dari situs rujukan
  8. Mampu mendongkrak traffic karena para pemburu backlink datang :D
  9. Memperbesar rasio mendapatkan backlink dari situs yang lain
  10. Memperkenalkan blog-blog rujukan yang bagus untuk pembaca

Hmm. Sebenarnya tidak hanya 10 saja keuntungan memberikan outbound link.

Tapi 10 hal itulah yang patut menjadi perhatian kita.

Outbound link yang baik seperti apa?


Dalam memberikan outbound link di artikel Anda, Anda harus paham harus melakukan hal apa bukan?

Nah.

Apa saja yang boleh dan tidak boleh dalam melakukan penambahan outbound link dijabarkan di sesi ini.

1. Halaman rujukan harus relevan


outbound link harus relevan

Halaman rujukan yang Anda sisipkan dalam artikel haruslah relevan.

Jika artikel itu membahas mengenai bahaya banjir, maka jangan diberi outbound link ke halaman cara membasmi jerawat.

Tidak ada hubungannya.

Selain karena tidak berhubungan, ini juga berpengaruh terhadap posisi situs di SERP.

Search engine tau jika link yang ditautkan tidak relevan, maka artikel itu tidak relevan juga bagi pencari informasi.

Lalu, di sisi pemilik situs rujukan, mereka juga terkena dampak karena mendapat rujukan dari situs yang tidak sesuai dengan topik bahasannya.

Bounch rate yang sudah mulai tenang, kembali memantul.

Kasihan

2. Pertimbangkan dofollow atau nofollow


pertimbangkan jenis link

Anda harus mempertimbangkan mengenai hal ini.

Karena 2 hal ini jelas berbeda.

Seperti yang saya jelaskan di awal,

Link dofollow adalah sebuah kepercayaan pada sebuah situs.

Link nofollow adalah sebuah kepercayaan pada sebuah situs tapi tidak memberi kepercayaan itu secara utuh.

Robot Google tidak akan mengunjungi halaman yang diberi link nofollow, tapi dia akan mengunjungi halaman yang diberi link dofollow.

Sehingga, berikan link dofollow hanya pada halaman yang memiliki kepercayaan dan keakurasian data.

Jika tidak memilikinya, berikan rel="nofollow"

3. Jangan terlalu banyak


outbound link jangan terlalu banyak

Terlalu banyak link keluar menandakan blog Anda miskin.

Lebih baik, Anda menambah artikel supaya bisa melakukan internal linking.

Itu lebih baik daripada artikel cuma berisi link keluar.

1 artikel saja yang begitu gimana mas?

Oke. Itu masih dalam batas wajar. Tidak masalah.

Yang jadi masalah jika semua konten diberi outbound link yang banyak.

Beuhhh. Situsnya mengundang SPAMer.

Seperti halnya prinsip mencari backlink harus sedikit Outbound link, maka ini juga dong.

4. Jangan balas-balasan backlink


Jangan tukar link

Maksud saya pada poin ini adalah jangan memberikan outbound link pada halaman Anda diberi backlink.

Seperti contoh ini,

Artikel A pada website ZZ memberi link ke artikel B pada website YY lalu artikel B pada website YY memberi link pada artikel A pada website ZZ.

Google melarang praktek link building seperti ini.

Walaupun begitu, Anda tetap bisa memberi backlink pada mereka melalui artikel yang lain.

Ini aman.

Bonus


Setelah memberikan backlink ke situs lain, Anda harus mengirimi pemilik situs rujukan sebuah pemberitahuan.

Isinya adalah memberi tahu bahwa halaman miliknya dijadikan rujukan artikel Anda.

Contoh:

Hey [Nama]

Saya baru saja menyelesaikan konten yang berjudul [Judul konten]

Isi dari konten ini adalah [cerita sedikit tentang konten]

Anda bisa mengeceknya di [link artikel Anda] untuk melihat hadiahnya.

(Sebuah dofollow link) ;)

Saya menunggu di beranda.

Salam
[Nama Anda]

Walaupun ini tidak menjamin mereka datang ke konten Anda, paling tidak mereka sudah diberi tau kalau artikel mereka dijadikan rujukan di situs Anda.

Ini juga bagian dari upaya membangun relasi agar dipermudah suatu saat nanti. ;)

Semangat!


Ini adalah kesempatan Anda berbeda dari yang lain.

Menjadi lebih unggul dan memenangkan persaingan.

Ada pertanyaan atau pernyataan?

Mari kita diskusikan.

Eits.. Yang tidak mau diskusi, bantu share artikel ini dong. ;)

Terima kasih.